BPKK DPD PKS Tanjabbar Launching Program RKI

oleh

Tanjabbar — Bertempat di Hotel Arriyadh Kuala Tungkal, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mengadakan kegiatan Launching program Rumah Keluarga Indonesia (RKI) hari Ahad (21/01).

Acara yang dimulai sejak pagi itu dihadiri oleh Ketua Penggerak PKK Kabupaten Tanjabbar, beberapa tokoh perempuan, ormas perempuan dan undangan dari pengurus partai lain serta para ibu kader PKS. Adapun dari internal PKS hadir Ketua BPKK DPW PKS Jambi Ir. Antiyosefa beserta rombongan. Tampak pula Mariatul Kiftiah selaku Anggota Dewan perempuan yang mewakili PKS di DPRD Tanjabbar.

Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS Tanjabbar Aziz Rohman mendukung upaya BPKK untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui kegiatan RKI. “Isu ketahanan keluarga semakin melemah belakangan ini, seiring perkembangan teknologi dan pergaulan remaja yang cenderung bebas, sehingga kehadiran RKI bisa menjadi harapan untuk memperkuat kembali peran ayah dan ibu dalam keluarga,” papar Ketua DPD yang kini menjabat Anggota DPRD Tanjabbar itu.

Saat menguraikan maksud dan tujuan RKI, Ketua BPKK DPW PKS Jambi menyebutkan, “RKI hadir untuk memperkokoh tatanan keluarga Indonesia, khususnya di Jambi dan Tanjabbar, agar keluarga kita tidak mudah goyah oleh tantangan zaman saat ini. Perkembangan teknologi harus disyukuri, tetapi jangan menjadi bumerang yang merusak tatanan yang sudah ada,” urai Ustadzah Efa, panggilan akrabnya.

Usai kegiatan Launching RKI ini, acara dilanjutkan dengan Talk Show “Menjadi Orangtua Hebat dan Keluarga Hebat” yang terbuka untuk masyarakat umum. Adapun pengukuhan lembaga RKI di Tanjabbar kali ini merupakan agenda terakhir jaulah supervisi BPKK DPW Jambi hingga Pemilu 2019 mendatang. “Mungkin setelah ini kami secara struktural akan fokus melaksanakan agenda-agenda pemenangan Pemilu,” kata Bacaleg perempuan dari Dapil Alam Barajo ini.

Ia menambahkan, saat ini Kota/Kabupaten yang sudah launching RKI ada 8 yakni Kota Jambi, Muaro Jambi, Batanghari, Sarolangun, Merangin, Bungo, Tebo, dan Tanjabbar. “Alhamdulillah target launching RKI yang ditetapkan oleh BPKK DPP adalah minimal 75% dari jumlah Kota/Kabupaten telah dapat kami penuhi,” kata Politisi senior PKS ini.

“Yang belum tercapai adalah kegiatan RKI harus ada setiap DPC, minimal jumlah 50% dari total DPC yang ada pada setiap kota/Kabupaten,” pungkas ibu empat anak ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.